Mas Sehat | Blog Tentang Kesehatan | Mas Sehat ~ Blog Tentang Kesehatan | www.mas-sehat.com

Penyebab Android Lemot

Penyebab Android Lemot
sekarang ini smartphone android sangat digemari oleh banyak orang, selain pilihan nya yang beragam tentu pula karena harga smartphone android sekarang ini sangat bervariasi dari harga yang berjuta-juta sampai dengan harga 300 ribuan pun ada tentunya dengan spesifikasi yang sangat berbeda, terlepas dari itu pengguna smartphone android sering di buat kesal lantaran smartphone android kesayangan nya sering lemot atau bahkan ngehang, walaupun katanya dengan os android terbaru masalah lemot bakal sedikit teratasi tapi kalau pemakaian yang berlebihan tentu saja smartphone android anda akan mengalami kendala seperti lemot dan lain nya

untuk mengatasi permasalahan tersebut hendaknya kita mengetahui hal-hal apa sajakah yang menyebabkan HP anda jadi lebih lemot atau lambat tersebut, karena banyak sekali faktor yang meyebabkan terjadinya hal tersebut, disini kami akan mencoba memberikan sedikit tutorial tentang mengatasi hp android agar tidak lemot dan membuat ponsel anda jadi lebih bekerja lebih optimal dan kinerja semakin lebih cepat. berikut penyebab dan tips-tipsnya

 Banyaknya proses aplikasi di latar belakang
Beberapa aplikasi mungkin memerlukan proses latar belakang yang realtime. Aplikasi semacam ini tentu akan memakan banyak pengguaan prosesor dan tentu saja proses lain akan terganggu. Semakin banyak aplikasi berjalan di latar belakang, maka semakin terasa lemot ponsel android anda.
Sebenarnya memori di android itu terbagi menjadi 2 bagian yaitu RAM Memory dan Cache Memory. Ketika sebuah aplikasi dijalankan, aplikasi tersebut ditransfer dari memori internal menuju RAM Memory barulah diproses oleh prosesor. Ketika aplikasi tersebut tidak digunakan maka akan dipindah ke dalam Cache Memory. Aplikasi di Cache tidak akan membebani perangkat android anda. Android akan terasa lemot jika aplikasi memakan banyak proses di RAM dan bernaung di sana.

Memori RAM Penuh Ketika memori RAM perangkat anda penuh kemudian ada aplikasi lain yang mengharuskan tetap berjalan di latar belakang, maka aplikasi akan direstart secara bergantian. Tentunya ini akan membebani perangkat android anda. Proses membuka dan menutup aplikasi di latar belakang secara bergantian memakan resource prosesor lebih banyak dibandingkan dengan aplikasi yang berjalan normal di latar belakang.

Adanya Event Aplikasi
Tahukah anda bahwa di sistem operasi android ada yang namanya event aplikasi? Event aplikasi adalah suatu permintaan aplikasi kepada sistem untuk menjalankan aplikasi tersebut saat kondisi tertentu. Kondisi tersebut seperti :
  • Perubahan koneksi jaringan
  • Layar padam
  • Layar terkunci
  • Menginstall dan Uninstall aplikasi
  • Menyalakan perangkat (startup)
  • dll
Ketika suatu event tersebut terjadi, aplikasi yang bersangkutan akan dibangunkan dan menjalankan suatu tugas tertentu. Misalkan saja aplikasi antivirus yang menjalankan proses ketika menginstall maupun uninstall aplikasi. Atau aplikasi seperti Facebook yang menjalankan proses ketika terjadi perubahan koneksi jaringan. Hal ini membuat ponsel anda menjadi lemot. Mungkin anda pernah merasakannya ketika perubahan sinyal dari 3G ke GPRS atau sinyal yang sering hilang dan muncul, bagaimana rasanya?

Terlalu Banyak File Yang Kita Simpan 
Kalian tahu tidak, kalau setiap tipe file yang terdapat dalam smartphone kita memiliki 'file association' masing masing ? Contohnya adalah file-file musik semisal MP3(*.mp3) ataupun MP4 (*.mp4, *.aac, *.m4a, dll) yang diasosiasi oleh media player, terutama file yang memiliki thumbnail seperti video dan gambar (image). Jika kita memiliki file musik dalam jumlah banyak, maka pemutar musik kita akan memerlukan waktu lebih lama untuk melakukan update playlist. Begitu pula dengan file-file video dan file gambar, akan memrlukan waktu yang lebih lama untuk menampilkan thumbnail yang artinya kerja smartphone Android kita semakin berat. 

 Terlalu Banyak Menginstal Font
Ini mungkin berlaku bagi kalian yang menyukai kustomisasi tema maupun olah grafis. Font / format huruf yang biasa dipergunakan dalam olah data digital memang diperlukan terutama untuk keperluan olah grafis. Tetapi terlalu banyak mengoleksi font juga malah membuat smartphone Android kita menjadi lemot. Coba saja bandingkan saat smartphone kita menggunakan font default dengan setelah kita menginstal banyak font. Akan sangan terasa bedanya terutama saat kita membuka aplikasi yang menggunakan resource font-font tersebut, aplikasi tersebut memerlukan waktu loading yang lebih lama.
 Antivirus Lebih Dari Satu
Apakah kalian termasuk pengguna smartphone yang paranoid ? Takut jikalau smartphone kalian kemasukan firus dan menginfeksi sistem Android kalian ? Biasanya jika kita mengalami hal semacam itu kita akan mengambil cara dengan menginstal antivirus berbagai merk. Kalian tahu tidak, antivirus terutama yang disertai dengan fitur 'realtime protection' merupakan aplikasi pengguna resource memori paling besar karena terus memantau aktivitas file-file yang berada pada smartphone Android kalian. Artinya, memori kita tersita hanya dengan satu antivirus saja, apalagi kalau lebih dari satu ?
Solusinya pilih salahsatu antivirus yang kalian percaya memiliki performa terbaik dan lakukan update secara berkala. Perlindungan yang baik dari serangan virus bukanlah dari banyaknya antivirus yang terpasang melainkan dari antivirus yang selalu terupdate.
Mengaktifkan layanan data (3G)
Coba anda bandingkan ketika ponsel android anda terkoneksi internet dengan ponsel android yang tidak terkoneksi internet, akan lebih terasa lemot yang mana? Mengaktifkan layanan data akan lebih banyak memakan resource prosesor. Ketika suatu perangkat android terkoneksi dengan internet, bayak aplikasi dilatar belakang yang aktif mensinkronkan diri. Umumnya aplikasi di latar belakang menggunakan layanan data push untuk tetap mendapatkan notifikasi dari suatu server. Inilah sebabnya aplikasi yang menggunakan koneksi internet secara realtime lebih banyak memakan resorce prosesor ketimbang dengan aplikasi yang tidak menggunakan koneksi data.

File Sampah Menumpuk
File temporer adalah salahsatu file sampah merupakan file-file yang dipergunakan oleh sistem Android selama kita menggunakannya. File-file tersebut meliputi file-file user, file-file yang sudah dihapus namun masih menumpuk di memori serta file-file setting dan semacamnya. Semakin lama kita menggunakan sebuah sistem operasi maka file-file tersebut akan semakin menumpuk dan smartphone Android kita semakin lelet.
Solusinya gunakanlah aplikasi pembersih sistem semisal CCleaner yang dapat membersihkan file-file temporary sehingga sistem dapat berjalan lebih ringan dan cepat
 Pesan Singkat Menumpuk
Terkadang saya sendiri juga mengalami hal ini, dimana pesan singkat (SMS) dan pesan-pesan multimedia yang menyertakan lampiran menumpuk setelah tanpa sadar dibiarkan dalam waktu lama. Memang sepele, dan karena itu terkadang kita lupa untuk menghapusnya dan tersadar ketika jumlahnya telah mencapai ribuan. Dampaknya, sedikit banyak tentu berpengaruh terhadap sistem Android kita.

Solusinya pasti kalian sudah pada tahu, hapus semua pesan singkat yang dianggap sudah tidak diperlukan (kadang kita memerlukan sebagai arsip). Untuk mempermudah, gunakan meneger pesan singkat yang banyak tersedia di Google Play.
 File Cache Menumpuk
File cache merupakan file temporer yang digunakan oleh sebuah aplikasi selama aplikasi tersebut bekerja. File cache bisa diibaratkan rekaman jejak seorang pengguna dalam menggunakan sebuah program. File ini menyimpan data seperti aktifitas terakhir, dan tindakan apa saja yang dilakukan termasuk melakukan backup otomatis. Contohnya pada browser, kita dapat mengetahui history serta preferensi situs yang dikunjungi dari file cache, pengguna expert dapat memanfaatkan file cache untuk melakukan tindakan mata-mata dengan tujuan tertentu. File cache yang menumpuk berperan dalam kinerja smartphone Android kita, dimana semakin menumpuk maka kinerja smartphone semakin berat.
Solusi seperti pada poin sebelumnya, kita dapat menyapu file cache menggunakan CCleaner atau program pembersih semacamnya dengan mudah.
File Sistem Log Menumpuk
Sistem log adalah rekaman mengenai aktifitas yang dialami dan dilakukan oleh sebuah sistem operasi. Biasanya file ini berbentuk file teks terbuka yang dapat dibuka oleh pengolah teks konvensional. File ini berisi catatan mengenai proses yang berlangsung dalam sebuah sistem operasi seperti menginstal dan uninstal aplikasi tertentu, pegubahan setting, sistem error bahkan sampai aktifitas yang disebabkan oleh infeksi virus. File ini dapat mencapai puluhan MB bahkan GB jika kita biarkan dalah waktu lama, tergantung seberapa banyak proses yang berjalan dalam sebuah sistem operasi.
Solusinya sama dengan poin diatas, gunakan aplikasi pembersih sistem untuk membersihkan file event log dengan mudah.
Tema Tidak Sesuai
Kalian suka berganti-ganti tema ? Memang tidak ada salahnya, namun terkadang ada beberapa tema yang memerlukan resource memori yang besar. Biasanya tema yang meiliki screensaver serta wallpaper yang 'hidup' memakan lebih banyak resource RAM serta aktifitas CPU meningkat. Termasuk penggunaan font pada tem yang tidak sesuai malah menyebabkab smartphone Android kita menjadi lelet.
Solusinya gunakanlah tema yang simpel namun stylish sehingga smartphone Android kita dapat berjalan 'kencang'. Namun jika kalian adalah penyuka theme yang 'nyeleneh' maka pilihlah tema yang sekiranya tidak memberatkan dengan cara membandingkannya satu sama lain.
Penggunaan Berlebihan
Ini adalah penyebab paling buruk yang mengakibatkan performa smartphone Android kita menjadi lelet bahkan lebih buruk lagi. Penggunaan berlebihan disini maksudnya penggunaan diluar pengetahuan kita dan diluar kemampuan smartphone itu sendiri. Misalnya jika kita senang melakukan tweaking maupun overclocking, sebaiknya lakukan dengan batasan. Atau jika kita belum memiliki pengetahuan yang cukup sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan karena hal-hal semacam itu memerlukan keahlian expert. Terkecuali kita sudah mengetahui sejauh mana kemungkinan terburuk dan siap dengan konsekuensinya, karena sang ahli di bidang tweaking dan overclocking juga pasti pernah mengalami trial dan error.
Saran saya gunakanlah smartphone Android kalian dengan bijak, dalam artian setidaknya kita tahu dengan tindakan yang kita ambil. Jika kita belum mengetahui mengenai seluk-beluk teknis maka sebaiknya kita tidak melakukan  hal-hal yang dapat mengakibatkan malfungsi.
Perawatan Buruk
Salah perawatan juga merupakan faktor penyebab smartphone Android kita menjadi lelet, bahkan hal tersebut dapat memperpendek umur / masa pakai smartphone. Perawatan buruk tak selamanya kita sadari, seperti penggunaan smartphone Android sampai menguras baterai dan tidak segera dicharge. Jika kita tidak memiliki powerbank, sebaiknya kita tidak menggunakan smartphone sampai daya baterainya benar-benar habis, karena hal tersebut dapat memperpendek masa pakai baterai dengan cepat.
Perhatikan pula lingkungan, dimana kelembaban dapat mempengaruhi smartphone / gadget lainnya termasuk semua perangkat elektronik. Peralatan elektronik dirancang untuk bekerja pada suhu dan kelembaban tertentu, maka hindarilah suhu dan kelembaban tinggi. Faktor ini memegang peranan penting dan sering kali dicantumkan dalam buku panduan / petunjuk manual namun kebanyakan pengguna mengabaikan dan tidak menyadarinya.
Secara teknis, performa dan kinerja smartphone Android kita maupun gadget lainnya akan mengalami penurunan seiring berjalannya waktu dengan kata lain semakin lelet dan semakin menurun kualitasnya. Namun, dengan perawatan dan penggunaan yang sesuai prosedur diharapkan proses tersebut dapat ditunda setidaknya tidak dipercepat. Keuntungan yang bisa kita ambil adalah performa smartphone Android / gadget kita dapat konsisten, masa pakai yang lebih lama serta secara tidak langsung kita sudah menerapkan pola hidup hemat